Kamis, 2 September 2011 kemarin, secara resmi Six Apart mengumumkan keputusan mereka untuk menghentikan salah satu layanan blog mereka, Vox.com.
Terhitung 30 September 2010, layanan Vox.com total akan ditutup setelah melalui beberapa tahapan. Ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada sekitar 4 juta pengguna Vox.com di seluruh dunia untuk melakukan transisi, “menyelamatkan” konten mereka, dan melakukan migrasi blog mereka ke layanan blog (gratis) lainnya.

Seperti yang dilansir, penghentian ini dimulai dengan menutup form registrasi untuk pengguna baru. Dilanjutkan dengan penghentian layanan update konten baik text, foto, maupun video pada 15 September. Dan pada akhirnya di penghujung bulan September, layanan ini benar-benar tidak akan bisa diakses lagi.
Selain sebagai sebuah platform blog, Vox.com juga sebetulnya merupakan sebuah platform jejaring sosial. Didesain lebih sederhana dari TypePad, tapi jauh lebih mumpuni dibanding LiveJournal. Type Pad dan LiveJournal sendiri tidak lain merupakan produk dari Six Apart. — Belakangan, LiveJournal dilepas ke Russia’s SUP pada Desember 2007.
Tidak ada penjelasan resmi dari manajemen Six Apart. Bahkan hampir semua komentar pengguna yang masuk pun mempertanyakan hal yang sama, juga tidak mendapatkan penjelasan yang pasti alasan di balik penutupan ini.
Cepat atau lambat, sepertinya alasan ini tidak akan berbeda jauh dengan dugaan dan kesimpulan yang saya tarik.
- Six Apart hanya akan berkonsentrasi pada produk yang ada sekarang, khususnya Movable Type dan Typepad. Dua-duanya, kebetulan lebih berorientasi bisnis, komersil.
- Ketidakmampuan Vox.com, sebagai sebuah penyedia layanan blog gratis, untuk bersaing di pasaran.
Dibanding Blogger.com dan WordPress.com misalnya, layanan Vox.com tertinggal sangat jauh, khususnya di statistik penggunaan. Data dalam 30 hari terakhir bahkan menunjukkan, Vox.com berada di titik terendah dari yang pernah tercatat. Sedangkan untuk hitungan dalam setahun terakhir, nyaris tidak ada peningkatan yang berarti. Bandingkan dengan WordPress.com. Sangat jauh meninggalkan Vox.com, bahkan Blogger.com sekalipun.


Vox.com di Indonesia
Quantcast menunjukkan, secara geografis, Indonesia berada di urutan 14 negara pengakses Vox.com, dengan hanya sekitar 37,460 unique visitors. 17,591 di antaranya berasal dari Jakarta.
WordPress.com? Jangan ditanya. Update terakhir, Indonesia sudah berada di 3 besar pengakses terbanyak. Terhitung 10,450,648 unique visitors, menjadikan Indonesia nomor 3 di belakang Amerika Serikat dan Brasil.
Jadi sejujurnya, untuk Vox.com, penutupan ini bukanlah sebuah berita yang mengejutkan.
Kekalahan di level blog, ikut menenggelamkan prospek layanan ini. Idealisme untuk menghadirkan layanan gratis yang tetap reliable dan kontinu, sepertinya juga harus tunduk kepada kepentingan yang jauh lebih besar. Konsentrasi bisnis Six Apart di level enterprise sepertinya akan lebih mendapatkan prioritas.
Selamat tinggal, Vox.com! Pekerjaan rumah yang tersisa saat ini ada pada sisi pengguna. Proses migrasi menjadi pekerjaan yang tidaklah mudah. Setidaknya itu yang tergambar dari beberapa komentar pengguna Vox.com di blog official mereka, team.vox.com.
Oh iya, ada catatan menarik. Satu hal yang membuat saya teringat dengan Vox.com, adalah salah satu fitur mereka, Question of the Day. Disadari atau tidak, fitur ini lah yang ikut menginspirasi kehadiran layanan Plinky. Di Juni 2010 kemarin, Plinky akhirnya diakuisisi oleh Automattic, perusahaan di belakang layanan blog WordPress.com.
hiks…hiks..gw kan pake vox,skarang udah gk bisa diakses…hiks..hiks..sedih,pdhal menurut gw tampilannya lebih elegan dibandingkan blogger atau wordpress.