Sekali lagi mengingatkan, satu hal yang sepele tentang WordPress, tapi akan berimplikasi besar jika tidak benar-benar disampaikan secara akurat.
WordPress, adalah dua buah produk yang berbagi “merek dagang”. Yang pertama adalah, sebuah layanan penyedia blog (gratis) yang dikenal dengan nama WordPress.com, beralamat di http://wordpress.com, dan yang kedua adalah, sebuah piranti lunak blog berbasis open source untuk situs-situs self hosted, umumnya dikenal dengan nama WordPress, dan beralamat di http://wordpress.org.
Banyak publik yang masih keliru terhadap perbedaan dua produk ini, termasuk hubungan di antara keduanya.
Secara teknis, WordPress (WordPress.org), adalah produk piranti lunak untuk blog (content management system). Mayoritas pengembang dan kontributornya, kebetulan (memang) adalah karyawan Automattic, termasuk Matt Mullenweg sendiri. Dan saat ini semua pengelolaan dan pengembangan, termasuk merek dagang, berada di bawah WordPress Foundation.
Sedangkan WordPress.com, adalah salah satu produk yang memanfaatkan engine WordPress sebagai core bisnisnya. Dalam hal ini, Automattic.com sebagai pengelola, memanfaatkan engine WordPress untuk menyediakan layanan free/commercial blog mereka. Di Indonesia, hal yang sama pun dilakukan oleh BlogDetik, Dagdigdug, dan Kompasiana (dulu), untuk menyediakan layanan blog gratis. Semuanya powered by WordPress (WordPress.org)!
Penjelasan singkat ini sekaligus meluruskan dan “mengkritisi” berita yang saya baca di Newsroom Yahoo Indonesia kemarin (Kamis, 14 April 2011). Judul postingan saya ini, aslinya adalah berjudul “Ketika WordPress dkk Dibobol“, ditulis oleh salah seorang editor mereka, Dodi Ibnu Rusydi. Sekedar penggalan, postingan tersebut dibuka dengan:
“Judul tulisan di blog itu “Insiden Keamanan”. Penting, sebab penulisnya adalah Matt Mullenweg, pendiri WordPress, dan ditulis di blog resmi WordPress. Singkatnya, server Automattic.com, yang menyimpan data sejumlah layanan seperti WordPress, dibobol dan Mullenweg memutuskan untuk jujur kepada publik.”
Sayang sekali, — di luar perkiraan saya –, penulis sama sekali tidak mengerti “varian” WordPress mana yang sedang mengalami masalah. Dan itu berarti, sorry to say, penulis juga tidak tahu perbedaan mendasar antara WordPress.com dan WordPress.org. IMHO, penulisan WordPress yang tidak akurat bisa menyesatkan, dan bisa membuat gusar pengguna awam.
Karena kalo tahu dan jeli, berita “Insiden Keamanan” itu memang hanya dilansir di blog resmi WordPress.com!
Kesimpulannya adalah, jika ada yang terjadi dengan WordPress.com, tidak serta merta itu juga menjadi masalah di WordPress. Karena memang ini adalah dua hal yang berbeda.
Ini hanya analogi. Untunglah WordPress bukan layanan perbankan. Karena kalo iya, saya yakin akan ada rush dalam hitungan 1×24 jam. Semua “nasabah” WordPress.org akan menarik dananya, karena adanya “insiden keamanan” ini.
wow berarti blog hosting pribadi yang pake cms wordpress.org ga pengaruh ya pak?
sama sekali tidak ada pengaruh.
Syukurlah kalo begitu, sebab saya nasabah WordPress.org, hampir saja narik dana besar-besaran :p
Saya juga punya domain yang dimapping ke layanan blog WordPress.com, menurut saya sejauh memperhatikan login credentials seperti pemilihan password yang kuat, tak perlu begitu dirisaukan.
BTW mengenai perbedaan WordPress.com dan WordPress/WordPress.org, saya setuju masih banyak yang perlu diberi pemahaman.
biasanya calon klien suka bingung waktu dijelasin kalau website perusahaannya mau dibikin berbasis wordpress…
di bagian lain tulisan itu, terutama di paragraf ketiga dari terakhir dan paragraf terakhir, terpapar jelas bahwa yang ‘berkasus’ adalah wordpress.com.
kutipan Matt di artikel tsb: “Pembobolan ini
menyangkut juga situs
WordPress.org, tapi tidak
kepada perangkat lunak
WordPress yang Anda simpan
di tempat lain,” saya kira cukup jelas juga. WP self hosted tidak kena. yang kena hanya __situs__ wordpress.org (krn jg dihost di server yg dibobol).
trims sudah memberi feedback atas artikel tsb.
hehe substansinya ga kena.
tetap, mas. nulisnya yah tetap harus WordPress.com, dan bukan cuma WordPress. dimanapun. di judul, dan di paragraf manapun.
they are two totally DIFFERENT things :)
Pengibaratan posting di atas, antara layanan WordPress (Com) dengan perbankan membuat saya terpingkal-pingkal, Bung Mustamin. :) :) :)
Memang begitulah problem penulis kita (dan juga jurnalis media cyber lainnya): tembak dulu urusan belakang. Mustinya kan cari referensi dulu sebanyak-banyaknya sebelum menuangkan tulisan. Cek dan cek kembali sumber-sumber terkait. Jika data sudah lengkap baru menggoreskan pena eh menari-narikan jemari di atas keyboard alias posting. Begitu kan?
Penjelasan anda di atas sudah sangat memadai. Makasih
kalo hubungan antara blog.com & wordpress.com apa mas? soalnya blog.com itu kok wordpress.com banget? apa blog.com emang jadi semacam agennya wordpress.com atau dg bhs pasarnya blog.com kulakan ke wordpress.com? maaf saya blogger beginner.main-main ke blog saya. tq.